Menghimpun Lalu Mengabarkan Untuk Bone yang Lebih Baik

Sabtu, 17 Maret 2012

Abraham Samad Dianggap Melanggar Prosedur

Setelah ditetapkan sebagai tersangka di kasusnya, masing-masing, Angelina Sondakh dan Miranda Gultom bak hilang ditelan bumi. Belum pernah menjalani pemeriksaan sekalipun di KPK. Lambatnya penanganan pada dua tersangka ini pun dilaporkan ke lembaga antikorupsi tersebut.

Pelaporan itu dilakukan oleh Abdul Rohman Yakob. Dia mempertanyakan mengapa sejak, diumumkan oleh Ketua KPK Abraham Samad pada Januari 2012 silam, sampai saat ini tidak ada langkah nyata yang dilakukan KPK.

"Daripada terjadi wacana di luar KPK, lebih bagus saya langsung beritahukan hal ini ke KPK," ujar Yakob usai melaporkan ke bagian pengaduan masyarakat (Dumas) KPK, Jumat (16/3/2012) petang.

Pria yang mengaku pernah mendapatkan penghargaan HAM Human Right Defender di New York pada tahun 2001 tersebut secara khusus menggugat Abraham Samad karena menganggap sang Ketua KPK telah melanggar prosedur penyelidikan/penyidikan terkait penetapan tersangka itu.

"Saya menyampaikan pengaduan terhadap Abraham Samad dengan dasar dan alasan pada saat dia mengumumkan penetapan tersangaka Miranda dan Angelina, belum ada surat perintah yang sah dari pimpinan KPK kepada penyidik untuk melakukan penyidikan," Yakob menuding.

Di akhir surat pelaporannya, Yakob juga mendesak komite etik KPK untuk memeriksa Abraham Samad. "Mohon komite etik KPK melakukan pemeriksaan sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.

Mengenai penetapan status Angelina Sondakh dan Miranda memang sudah menjadi pergunjingan di sejumlah kalangan. Banyak yang menilai terdapat keganjilan dalam penetapan itu, mulai dari metode one man show yang dilakukan Abraham ketika mengumumkan sampai belum diperiksanya kedua tersangka itu sampai sekarang.

Angie ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet. Sedangkan Miranda terseret kasus cek pelawat yang terjadi pada 2004, saat dia memenangi pemilihan Deputi Gubernur Senior BI.

Terkait adanya suara-suara miring ini, Abraham pun telah mengklarifikasi. "Apa yang disampaikan itu sudah melalui meja pimpinan," jelas Abraham dalam jumpa pers Kamis (15/3/2012) kemarin.

Alasan belum ditahannya Miranda dan Angelina Sondakh pun menurut Abraham terkait strategi penahanan. "MSG dan AS ada strategi, sampai kini belum diperiksa hanya masalah strategi. Tidak usah khawatir apa yang ditetapkan pimpinan adalah kolektif kolegial. Itu hal yang biasa saja. Penahanan berkas udah selesai akan kita lakukan," terangnya.

Berita Terkait :

0 komentar:

Posting Komentar

NASIONAL

PEMILUKADA

OTONOMI DAERAH

SOSBUD

PILGUB

BONE NEWS

BIROKRASI

OPINI

LAW END CRIME